Ketum GL Pro 08 dan Ketum Wadah Wartawan FR Bertemu, Ada Apa Yah?

20220302_073533.jpg

Jakarta Jurnalbenua.com , Ada Apa Yah? Pertemuan Ketum  Wadah Wartawan Fast Respon Agus Flores dengan  Ketum Gerakan Laskar Pro 08 (GL Pro 08) Jimmy CK.

Ternyata Pertemuan sebagai Ajang Silaturahmi, 2 Aktivis yang belum pernah ketemu, sebagai anak Perantauan, sehingga kesempatan awal bisa bertemu.

Pertemuan yang berlangsung di Cafe Scooter Manis Kopi Matraman , Selasa (1/3) Hanya membahas terkait  Keberadaan Wadah Wartawan FR yang semakin menjamur di seluruh Wilayah di 34 Provinsi.

” Pertemuan Tersebut bukan bicara Politik , dan bukan bicara Partai, melainkan Pertemuan Biasa, sebagai Ajang Silaturahmi,” ujar Ketum FR.

Pengacara Agus Florespun mengatakan, Silaturahmi ini bukan hal yang baru dilakukan , karena sebelumnya Dilakukan Silaturahmi dengan Ketua Umum  Grib Jaya Hercules, Ketum Pemuda Bugis Makassar Daeng Risal dan Ketum Maluku Utara, dan Pernah Pula Bertemu Perkumpulan Dayak.

” Yah namanya orang  Perantauan, harus kita bersinergi dengan Semua Organisasi dan Paguyuban, biar Kita di FR jadi Saudara mereka,” Tegasnya.

*****Ketum GL Pro 08 dan Ketum Wadah Wartawan FR Bertemu, Ada Apa Yah?*

 

*Jakarta* , Ada Apa Yah? Pertemuan Ketum  Wadah Wartawan Fast Respon Agus Flores dengan  Ketum Gerakan Laskar Pro 08 (GL Pro 08) Jimmy CK.

 

Ternyata Pertemuan sebagai Ajang Silaturahmi, 2 Aktivis yang belum pernah ketemu, sebagai anak Perantauan, sehingga kesempatan awal bisa bertemu.

 

Pertemuan yang berlangsung di Cafe Scooter Manis Kopi Matraman , Selasa (1/3) Hanya membahas terkait  Keberadaan Wadah Wartawan FR yang semakin menjamur di seluruh Wilayah di 34 Provinsi.

 

” Pertemuan Tersebut bukan bicara Politik , dan bukan bicara Partai, melainkan Pertemuan Biasa, sebagai Ajang Silaturahmi,” ujar Ketum FR.

 

Pengacara Agus Florespun mengatakan, Silaturahmi ini bukan hal yang baru dilakukan , karena sebelumnya Dilakukan Silaturahmi dengan Ketua Umum  Grib Jaya Hercules, Ketum Pemuda Bugis Makassar Daeng Risal dan Ketum Maluku Utara, dan Pernah Pula Bertemu Perkumpulan Dayak.

 

” Yah namanya orang  Perantauan, harus kita bersinergi dengan Semua Organisasi dan Paguyuban, biar Kita di FR jadi Saudara mereka,” Tegasnya

Red Deky Tanto/ Maulida

scroll to top